Infak mudah melalui infak.in

Berita penyaluran

Kepedulianmu kebahagian mereka

Tanam 4000 Bibit Mangrove di Pulau Pudut, Kolaborasi LMI, SMI, dan BBF Foundation

KABUPATEN BADUNG, 20 Desember 2025

Tanam 4000 Bibit Mangrove di Pulau Pudut, Kolaborasi LMI, SMI, dan BBF Foundation

Pulau Pudut (20/12) — Sebuah pulau di kawasan Tanjung Benoa menjadi lokasi kegiatan penanaman mangrove yang melibatkan berbagai pihak pada Jumat, 20 Desember 2025. Sebanyak 4.000 bibit mangrove ditanam dalam kegiatan kolaboratif yang digagas oleh Lembaga Manajemen Infaq (LMI) bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI, serta BBF Foundation. Aksi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ekosistem.


Kegiatan penanaman mangrove tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta yang berasal dari beragam latar belakang. Peserta terdiri atas komunitas lingkungan, mahasiswa, masyarakat umum, hingga warga lokal dan nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidupnya pada kawasan pesisir Pulau Pudut. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan hidup, khususnya wilayah pesisir yang rentan terhadap kerusakan.


Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain berfungsi sebagai penahan abrasi dan gelombang laut, tanaman mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut serta membantu menyerap emisi karbon. Oleh karena itu, penanaman ribuan bibit mangrove ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan Pulau Pudut.


Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman semata, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga alam. Melalui keterlibatan langsung masyarakat dan generasi muda, diharapkan muncul rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap kelestarian alam, khususnya kawasan pesisir.


Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan lingkungan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai program pelestarian lingkungan lainnya, khususnya di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.


Dengan adanya kegiatan penanaman mangrove ini, Pulau Pudut diharapkan semakin terlindungi dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya oleh generasi saat ini, tetapi juga generasi mendatang.

Berita Perwilayah

Jenis berita