Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN MAGETAN, 31 Desember 2025
Kau bisa patahkan kakiku
Tapi tidak mimpi-mimpiku
Kau bisa lumpuhkan tanganku
Tapi tidak mimpi-mimpiku
Manusia-manusia kuat, itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat, itu kita
Manusia-manusia kuat, itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat, itu kita
Penggalan lirik lagu Tulus, setulus hati dan jiwa para peserta pelatihan barber yang diadakan oleh LMI di Rumah Pemberdayaan PINTAR.
Magetan (31/12) — Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menginisiasi Program Akademi Berdaya sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas. Program ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional sekaligus menyambut Hari Lahir Yayasan Widama Magetan. Salah satu kegiatan utama dalam program tersebut adalah pelatihan vokasi barber atau pangkas rambut yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme peserta.
Pelatihan barber ini diikuti oleh para penyandang disabilitas selama 21 hari, terhitung sejak 8 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembelajaran yang intens, mulai dari materi paling mendasar hingga teknik-teknik pangkas rambut berstandar internasional. Metode pelatihan disusun secara bertahap agar peserta mampu menguasai teori sekaligus praktik secara optimal.
Dalam proses pelatihan, LMI menggandeng One Million Barber Academy sebagai mitra pelaksana. Mas Fajar, selaku pelatih dari lembaga tersebut, memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap percaya diri dan tidak menjadikan keterbatasan fisik sebagai penghalang untuk berkembang. “Walau kita terbatas secara fisik, tunjukkan kepada dunia bahwa ilmu kita dalam hal barber tidak akan terbatas. Kita bisa memangkas rambut mulai dari harga puluhan ribu bahkan jutaan rupiah.” Ujar Mas Fajar saat memberikan semangat kepada para peserta.
Menariknya, para peserta pelatihan bukanlah pemula di bidang pangkas rambut. Mereka merupakan pelaku usaha barber yang telah menjalankan usahanya selama lebih dari satu tahun, bahkan salah satu di antaranya memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun. Selama ini, keterampilan yang mereka miliki diperoleh secara otodidak tanpa pendampingan atau pelatihan formal.
Momentum peringatan Hari Disabilitas Internasional menjadi dorongan tersendiri bagi para peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Melalui Program Akademi Berdaya, mereka berharap dapat memperbarui pengetahuan, meningkatkan kualitas layanan, serta menghasilkan karya yang lebih profesional dan kompetitif. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas di Magetan.
LMI berharap Program Akademi Berdaya dapat menjadi contoh nyata bahwa pemberdayaan yang tepat sasaran mampu membuka peluang dan menghapus stigma terhadap kelompok disabilitas sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.
KANTOR PUSAT, 28 February 2026
Bulan ramadan merupakan bulan spesial bagi semua u...
KANTOR PUSAT, 27 February 2026
#BeranijadiBaikAre You Ready?Rasa takut sudah menj...
KANTOR PUSAT, 20 February 2026
Di era serba digital, tantangan terbesar orang tua...
KANTOR PUSAT, 20 February 2026
Olahraga adalah bagian dari gaya hidup sehat yang...