Infak mudah melalui infak.in

Berita penyaluran

Kepedulianmu kebahagian mereka

LMI Adakan Pelatihan Strategi Marketing UMKM, Gandeng Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo

KABUPATEN SITUBONDO, 29 Desember 2025

LMI Adakan Pelatihan Strategi Marketing UMKM, Gandeng Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo

Situbondo — Banyak pelaku UMKM mengikuti pelatihan strategi marketing yang digelar oleh Lembaga Manajemen Infaq (LMI) di aula lantai dua Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo pada Senin (29/12/2025). Pelatihan ini diadakan untuk memfasilitasi para pelaku UMKM yang memiliki kendala dalam pemasaran produk dan perolehan omset yang masih terbatas.

 

Pada acara ini terdapat beberapa pihak yang hadir, seperti Edy Wiyono, selaku Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo yang juga sebagai pemateri dalam kegiatan ini. Selain itu ada Nely Yulia Safitri, pemilik Nangginang Millenial Kanjeng Ratu. Hadir juga Yugo Prio Utomo, selaku tenaga pendamping usaha mikro Kabupaten Situbondo.


Edy Wiyono, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo, mengatakan bahwa acara pelatihan ini dinilai cukup menarik karena penyelenggara acara merupakan pihak lembaga dari luar dan menggandeng pihak dinas. “Kalau bisa tidak hanya sekali ini, tapi berkelanjutan. Karena UMKM itu jumlahnya banyak, sehingga perlu ada pembinaan dan pelatihan, baik oleh pemerintah daerah maupun di luar pemerintah daerah." Imbuhnya menjelaskan.


Yugo Prio Utomo selaku tenaga pendamping usaha mikro Kabupaten Situbondo turut berkontribusi dalam acara ini dengan memberikan sosialisasi legalitas izin usaha. Kepada peserta, ia mengatakan bahwa memiliki legalitas usaha adalah syarat wajib bagi para pelaku usaha. "Monggo bapak ibu jika butuh mengurus legalitas ijin usaha, bisa menghubungi saya. saya siap membantu.” Tuturnya sambil menawarkan.


Selain itu, success story juga datang dari Nelly Yulia Safitri, entrepreneur muda yang berhasil memberdayakan 12 warganya sebagai karyawan. Ia juga membantu 9 nelayan untuk dibeli hasil tangkapan ikannya dengan memberi harga di harga tengkulak. ‘Dari sisa uang saku menuju pasar nasional’, begitulah kalimat awal Nely saat menceritakan kisah ia merintis usaha.


"Saya masih ingat awal mula memproduksi rengginang, hanya ada uang Rp700.000. Sisa uang saku yang saya kumpulkan. Dari uang itu saya memproduksi rengginang. Awalnya hanya 5 kg sehari, sekarang alhamdulillah tembus di angka 100 kg per hari. dari yang awalnya hanya 3 karyawan, sekarang 15 karyawan.” Jelasnya dengan rinci.


Mega Indrayana, salah satu peserta pelatihan mengaku bahwa dengan adanya pelatihan ini, pengetahuannya terkait UMKM pun bertambah. "Penyampaian dari narasumber lumayan asyik dan mudah dipahami, yang pasti dari acara ini kita menambah teman karena bertemu dengan teman-teman UMKM yang mungkin belum pernah kita kenal, jadinya menambah relasi, menambah ilmu dan insyaAllah menambah pelanggan. Terima kasih LMI." Pungkas Mega senang.


LMI berharap bahwa program ini dapat bermanfaat bagi para peserta. Bukan hanya itu, LMI juga berharap agar para peserta dapat lebih menemukan strategi dari usaha mereka masing-masing agar lebih berkembang pesat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat.


Berita Perwilayah

Jenis berita