Edukasi
Temukan berbagai konten edukatif untuk menambah wawasan Anda
KANTOR PUSAT, 17 Juli 2026
Kalau biasanya es batu hanya identik dengan alat pelepas dahaga dan rasa segar, kali ini kamu bakal tau fakta menarik lain kalau es batu bukan sekadar pelengkap minuman siang-siang.
Fakta ini berasal dari temuan Stanford University dan University of Amsterdam yang menunjukkan bahwa paparan dingin dalam waktu singkat ternyata punya dampak signifikan terhadap peningkatan produksi norepinefrin, neurotransmitter yang berperan dalam peningkatan fokus, kewaspadaan, dan suasana hati. Dari sinilah, akhirnya banyak orang mencoba dengan melakukan mandi air dingin atau berendam air es untuk membuktikannya.
Tapi, praktik ini ternyata juga menimbulkan beberapa perdebatan, lho. Salah satunya dari orang-orang yang memang tubuhnya rentang kedinginan. Ya, masa, kalau lagi stres, cemas, atau panik harus cari air sebak buat mandi atau berendam? Selain itu, ada juga faktor efisiensi waktu dan efektivitas yang masih diperdebatkan.
Sebelum masuk ke peran es batu, ada hal penting utama yang harus kamu tau. Kalau ternyata, serangan cemas dan panik itu berkaitan erat dengan stimulasi saraf vagus. Saraf vagus itu apa?
Saraf vagus itu adalah saraf yang berfungsi untuk mengatur respons tubuh terhadap stres. Jadi, kalau kamu lagi cemas atau panik, kamu bisa bikin stimulasi saraf vagus ini dengan mengompresnya pakai es batu. Caranya mudah, kok. Kamu tinggal menempelkan es batu di sekitar saraf vagusnya, seperti di area belakang leher atau ketiak.
Tenang, tips ini sudah dibuktikan dari penelitian yang menyebutkan kalau stimulasi es batu pada saraf vagus menghasilkan respons yang baik pada organ-organ tubuh lainnya. Seperti membuat jantung yang berdetak kencang karena cemas jadi melambat, napas yang menjadi lebih teratur, dan akhirnya, bisa bikin tubuh menjadi lebih rileks dengan cepat.
Uniknya lagi, sebenarnya cara ini sama mudahnya dengan tips yang sudah lama diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dalam salah satu hadits yang diriwayatkan dari Athiyyah as-Sa’di Radiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu.” (HR. Abu Dawud)
Dalam hadits tersebut, amarah memang menjadi emosi yang di-highlight. Namun, dalam penafsirannya, hadits tersebut tidak hanya membahas tentang marah, tetapi segala emosi yang meluap dan membuat hati kita merana, di antaranya stres, cemas, dan panik. So.... gimana, udah makin percaya, kan, kalau Islam dan sains itu sangat berhubungan relevan?
Jadi nanti, kalau kamu ngerasain anxiety, gak perlu lagi bingung cari solusi.
(Sumber: facebook TechTime, psychcentral.com, madarifinstitute.org)
KANTOR PUSAT, 24 July 2026
Maraknya tren olahraga ala gen z menjadi salah sat...
KANTOR PUSAT, 22 July 2026
Oleh: Sinta YudisiaPenulis, Pengamat Budaya Pop Cu...
KANTOR PUSAT, 17 July 2026
Kalau biasanya es batu hanya identik dengan alat p...
KANTOR PUSAT, 15 July 2026
Seperti yang kamu tau, di tengah harga emas yang f...