Edukasi
Temukan berbagai konten edukatif untuk menambah wawasan Anda
KANTOR PUSAT, 23 Desember 2025
Memaafkan adalah perbuatan mulia yang tidak hanya menenangkan hati, tetapi juga menjadi cerminan kedekatan seorang hamba kepada Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berulang kali memerintahkan hamba-Nya untuk selalu memaafkan kepada sesama. Perintah ini sering muncul di dalam ayat-ayat Al-Qur’an.
Pertama, di dalam surah Al Baqarah ayat 109, memiliki arti “Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka sampai Allah mendatangkan perintahnya-Nya”. Kedua, dalam surat Al Imran ayat 159 dengan arti “Maka maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan musyawarahlah dalam urusan itu”. Ketiga, perintah memaafkan juga terdapat dalam surah Al Maidah ayat 13 dengan arti “Maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”
Beberapa poin penting mengapa perintah memaafkan selalu diulang dalam ayat-ayat Al-Qur’an adalah, yang pertama, Allah masih mengajarkan pentingnya menahan amarah dan memberikan maaf, sehingga seorang mukmin dapat lebih menonjolkan akhlak yang baik.
Kedua, ketika seseorang memberikan maaf, artinya dia sudah benar-benar bersih hatinya, tidak ada kebencian sedikit pun. Agar lebih memaksimalkan pembersihan hati tersebut, Al-Qur’an mengajarkan dua hal, yaitu: bersungguh-sungguh memintakan ampunan kepada Allah dan mengajak mereka bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah.
Poin ketiga, Allah mengaitkan perintah memaafkan tersebut bukan hanya memaafkan secara zahir, tetapi juga membuat hati benar-benar bersih dan jauh dari kebencian. Lalu apa yang menarik menjadi seorang pemaaf?
Seorang pemaaf selalu mempunyai daya tarik yang membuat hatinya tidak suka menaruh kebencian kepada siapapun. Sebagai pemaaf, kita juga bisa terhindar dari amarah yang berpotensi menimbulkan suatu keburukan. Dengan memaafkan, kita juga akan terbiasa bersikap tenang dan akan selalu melahirkan kebaikan-kebaikan baru.
Allah memerintah kita agar mudah memaafkan dan menjadi pemaaf yang tulus. hal ini semata-mata bukan untuk orang lain. Memberi maaf akan melepaskan diri kita dari sifat marah, kecewa, dan berbagai sifat lain yang mengganggu perasaan kita sendiri. Menjadi pemaaf berarti menjadi hamba yang penyayang dan disayang oleh Allah.
KANTOR PUSAT, 28 February 2026
Bulan ramadan merupakan bulan spesial bagi semua u...
KANTOR PUSAT, 27 February 2026
#BeranijadiBaikAre You Ready?Rasa takut sudah menj...
KANTOR PUSAT, 20 February 2026
Di era serba digital, tantangan terbesar orang tua...
KANTOR PUSAT, 20 February 2026
Olahraga adalah bagian dari gaya hidup sehat yang...