Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN SIDOARJO, 10 Juni 2026
Sidoarjo – LAZNAS LMI menyalurkan bantuan modal usaha berupa telepon genggam kepada Hafiz Tsaqi, seorang difabel netra asal Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (10/6/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk membantu Hafiz kembali menjalankan usaha reseller yang menjadi sumber penghasilan bagi dirinya dan keluarganya. Hafiz merupakan anak pertama dari enam bersaudara. Meski tidak dapat melihat sejak kecil, ia memilih untuk tetap mandiri dan bekerja demi membantu memenuhi kebutuhan keluarga serta mendukung pendidikan adik adiknya yang masih duduk di bangku SD dan SMP.
Sebelumnya, Hafiz merintis usaha sebagai reseller melalui platform Evermos dengan memanfaatkan sebuah telepon genggam sebagai alat utama bekerja. Namun usahanya terhenti setelah telepon genggam tersebut rusak akibat ulah salah seorang temannya. Kondisi itu membuat aktivitas usahanya berhenti dan penghasilannya ikut terdampak. Berusaha bangkit dari keterpurukan, Hafiz mencari berbagai informasi mengenai lembaga yang dapat membantunya hingga akhirnya mengajukan permohonan bantuan kepada LAZNAS LMI.
Setelah melalui proses asesmen dan verifikasi, LAZNAS LMI merealisasikan bantuan berupa telepon genggam yang sesuai dengan kebutuhan usahanya. "Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada LAZNAS LMI serta para donatur yang telah membantu saya. HP ini sangat berarti bagi saya karena menjadi alat untuk bekerja dan membantu keluarga. Semoga Allah membalas semua kebaikan para donatur dan seluruh tim LMI," ungkap Hafiz penuh haru.
Di balik semangatnya untuk mandiri, Hafiz menyimpan perjalanan hidup yang tidak mudah. Selain harus hidup dengan keterbatasan penglihatan, ia juga pernah mengalami perundungan saat masih bersekolah. Kondisi tersebut, ditambah keterbatasan ekonomi keluarga, membuatnya memutuskan berhenti menempuh pendidikan. Meski demikian, Hafiz tidak menyerah. Sebagai anak sulung, ia memilih bangkit dan berusaha agar dapat membantu perekonomian keluarga. Baginya, bekerja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga menjadi ikhtiar agar adik-adiknya tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Program bantuan pemberdayaan ekonomi yang diberikan LAZNAS LMI diharapkan dapat menjadi titik awal bagi Hafiz untuk mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperluas kesempatan hidup yang lebih baik. Kisah Hafiz Tsaqi menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari perjuangan. Dengan dukungan para donatur dan semangat untuk terus berusaha, harapan baru dapat tumbuh dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih mandiri.
KABUPATEN PROBOLINGGO, 01 July 2026
Probolinggo, Jawa Timur – Sebanyak 100 anak yatim...
KANTOR PUSAT, 02 July 2026
Pontianak, 2 Juli 2026 – Lembaga Manajemen Infaq (...
KABUPATEN MAGETAN, 19 June 2026
Magetan, 19 Juni 2026 – Upaya menghadirkan sarana...
KABUPATEN SIDOARJO, 18 June 2026
Sidoarjo, 18 Juni 2026 – Tangis yang semula memenu...