Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN PACITAN, 09 Juni 2026
PACITAN – Dalam rangka memastikan keberlanjutan dan efektivitas program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Pacitan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) usaha binaan pada Kamis (09/06/2026) di Kabupaten Pacitan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung perkembangan usaha mikro yang telah dijalankan oleh para penerima manfaat, sekaligus menjadi sarana evaluasi berkala terhadap dampak program pemberdayaan ekonomi yang telah diberikan.
Monitoring diawali dengan kunjungan ke Kelompok Usaha Bersama (KUBE) budidaya kambing di Desa Kembang, Pacitan. Dalam kunjungan tersebut, tim LMI melakukan diskusi langsung dengan para peternak terkait kondisi kandang, kualitas pakan, serta kesehatan hewan ternak. Dari hasil pengembangan program, jumlah ternak mengalami peningkatan signifikan, dari 6 ekor kambing menjadi 12 ekor kambing, yang menunjukkan adanya pertumbuhan positif dalam usaha peternakan tersebut. Para peternak menyampaikan rasa syukur atas pendampingan yang diberikan.
Melalui program KUBE ini, mereka merasa terbantu dalam mengembangkan usaha ternak yang sebelumnya terbatas, kini mulai menunjukkan hasil yang lebih produktif dan berkelanjutan. Selain itu, sesi monitoring juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan serap aspirasi antara tim pendamping dan peternak. Beberapa kendala yang dibahas di antaranya adalah dampak perubahan cuaca terhadap pakan serta upaya pencegahan penyakit ternak.
Pendampingan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas peternak dalam menghadapi tantangan di lapangan. Setelah dari Desa Kembang, tim LMI Pacitan melanjutkan monitoring ke lokasi kedua, yaitu pusat budidaya cacing yang berada di kawasan Teleng, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan. Program budidaya cacing ini dikembangkan sebagai salah satu sektor usaha produktif dengan potensi pasar yang cukup besar.
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pemantauan terhadap teknik perawatan harian, kondisi media budidaya, serta estimasi hasil panen. Diketahui bahwa budidaya cacing tersebut memiliki potensi panen sekitar 15–25 kilogram setiap tiga bulan, yang kemudian dapat dipasarkan untuk menambah pendapatan keluarga penerima manfaat.
Dampak dari program pemberdayaan ekonomi ini mulai terlihat dari meningkatnya kapasitas produksi serta munculnya kemandirian usaha pada masing-masing kelompok binaan. LMI Pacitan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan modal awal, tetapi juga melakukan pendampingan berkelanjutan hingga para mustahik mampu mencapai kemandirian finansial.
Melalui kegiatan monitoring ini, LMI berharap program pemberdayaan ekonomi dapat terus berkembang, memberikan manfaat nyata, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah Pacitan.
KABUPATEN PROBOLINGGO, 01 July 2026
Probolinggo, Jawa Timur – Sebanyak 100 anak yatim...
KANTOR PUSAT, 02 July 2026
Pontianak, 2 Juli 2026 – Lembaga Manajemen Infaq (...
KABUPATEN MAGETAN, 19 June 2026
Magetan, 19 Juni 2026 – Upaya menghadirkan sarana...
KABUPATEN SIDOARJO, 18 June 2026
Sidoarjo, 18 Juni 2026 – Tangis yang semula memenu...