Infak mudah melalui infak.in

Berita penyaluran

Kepedulianmu kebahagian mereka

Menanam Sayuran, Menumbuhkan Harapan: Edisi Voluntrip Bersama Anak-Anak Yatim Piatu dan Dhuafa di Kebun Sayur Surabaya.

KOTA SURABAYA, 11 Juli 2026

Menanam Sayuran, Menumbuhkan Harapan: Edisi Voluntrip Bersama Anak-Anak Yatim Piatu dan Dhuafa di Kebun Sayur Surabaya.

Surabaya, 11 Juli 2026 – Saat ini, kita tidak lagi sekadar memberi, tetapi juga merawat dan memupuknya agar bersemi. Kiranya itulah visi yang diinisiasi oleh Laznas LMI bersama Kitabisa sehingga dapat menyelenggarakan kegiatan voluntrip kolaborasi yang luar biasa. Bersama 15 kakak-kakak volunter, 15 anak yatim piatu dan dhuafa diajak untuk mengikuti serangkaian edutrip di Kebun Sayur Surabaya pada Sabtu (11/07/2026) silam.


Kegiatan ini dirancang dengan beragam tujuan menarik. Tidak hanya menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menanamkan nilai-nilai sosial melalui berbagai aktivitas edukatif dan interaktif. Diawali kegiatan fun games sebagai pembuka keakraban dan kekompakan, acara ini dilanjutkan dengan edukasi hidroponik untuk mengenalkan cara bercocok tanam yang ramah lingkungan. 



Selesai bercocok tanam, mereka juga diajak untuk memanfaatkan hasil panen sayur yang mereka tanam. Melalui kegiatan fun cooking, baik kakak-kakak volunter maupun anak-anak yatim piatu dan dhuafa, berkolaborasi untuk membuat sandwich bersama. Riuh tawa, senyum terkembang sempurna. Serangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan pemberian paket perlengkapan sekolah sebagai bentuk dukungan pendidikan dari Laznas LMI dan Kitabisa. Harapannya masih sama, agar kegiatan ini tidak hanya menambah ilmu mereka, tetapi juga menumbuhkan harapan, menuai cita-cita.


"Hari ini kegiatannya seru banget, tadi kita mengawali dengan games yang seru, mengenal hidroponik, bikin sandwich dan berbagi paket sekolah yang membuat agenda ini lebih bermakna. Terimakasih LMI Zakat dan Kitabisa," tutup Kak Diyah, salah satu volunter yang ikut serta.

Berita Perwilayah

Jenis berita