Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN MAGETAN, 14 Juni 2026
MAGETAN – LAZNAS Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menegaskan komitmennya dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan modal usaha budidaya jamur tiram. Bantuan tersebut disalurkan kepada Pak Karmidi, warga Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Senin (08/06/2026). Dalam program tersebut, LMI menyalurkan sebanyak 400 baglog jamur tiram sebagai modal awal usaha budidaya jamur. Uniknya, baglog yang disalurkan merupakan hasil produksi dari pelaku usaha lain di kecamatan berbeda yang juga merupakan penerima manfaat program modal usaha LMI.
Hal ini menunjukkan adanya ekosistem pemberdayaan yang saling menguatkan antar penerima manfaat. Kedatangan tim LMI disambut dengan penuh rasa haru dan kebahagiaan oleh Pak Karmidi bersama istrinya, Bu Endang. Bantuan yang telah dinantikan sejak akhir bulan sebelumnya akhirnya tiba dan langsung ditata pada rak budidaya yang telah dipersiapkan di rumah mereka.
Pak Karmidi diketahui merupakan penyandang disabilitas daksa yang tergabung dalam Yayasan WIDAMA. Di tengah keterbatasan fisik yang dimilikinya, ia memiliki semangat kuat untuk tetap mandiri dan berdaya melalui usaha budidaya jamur tiram yang kini mulai dirintis bersama keluarganya. Bagi Pak Karmidi, usaha ini bukan sekadar sumber penghasilan, tetapi juga bentuk pembuktian bahwa keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk tetap produktif dan memberikan manfaat bagi keluarga.
Dampak dari bantuan ini mulai terlihat dari kesiapan sarana budidaya serta meningkatnya optimisme keluarga dalam mengembangkan usaha jamur tiram. Bantuan 400 baglog jamur tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan usaha yang berkelanjutan dan mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarga. “Pertama-tama kami ucapkan terima kasih kepada LMI yang sudah membantu kami memberikan bantuan modal usaha jamur tiram ini. Semoga usaha ini bisa kami manfaatkan untuk keluarga kami,” ujar Bu Endang.
Melalui program ini, LMI berharap bantuan modal usaha yang diberikan dapat menjadi pintu awal menuju kemandirian ekonomi Pak Karmidi dan keluarga. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya LMI dalam memperluas dampak pemberdayaan, khususnya bagi penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan berdaya.
Dengan dukungan para donatur dan berbagai pihak, LMI optimis semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu dan mampu mewujudkan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
KABUPATEN PROBOLINGGO, 01 July 2026
Probolinggo, Jawa Timur – Sebanyak 100 anak yatim...
KANTOR PUSAT, 02 July 2026
Pontianak, 2 Juli 2026 – Lembaga Manajemen Infaq (...
KABUPATEN MAGETAN, 19 June 2026
Magetan, 19 Juni 2026 – Upaya menghadirkan sarana...
KABUPATEN SIDOARJO, 18 June 2026
Sidoarjo, 18 Juni 2026 – Tangis yang semula memenu...