Palu, Sulawesi Tengah—Pasca terjadinya gempa dan tsunami di Palu pada September 2018 lalu, LMI dan JSIT bersinergi dalam membangun “Kampung Peradaban”. Sebuah kompleks bangunan yang terdiri dari 20 rumah, 5 ruko, masjid, dan pendopo yang didesain sebagai sarana untuk belajar, berkreasi, dan upaya mewujudkan generasi Islami.

Pembangunan Kampung Peradaban diselesaikan secara bertahap. Hari Sabtu (6/3), peresmian hunian dengan penyerahan kunci secara simbolis menandai selesainya tahap pertama.

Acara yang berlangsung di Hotel Graha Mulia tersebut dihadiri oleh Direktur Utama LMI Agung Wijayanto, Ketua Umum JSIT Indonesia Muh. Zuhri, Ketua JSIT Sulawesi Tengah Mahmud Yunus Rahman, dan Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Faizal Mang.

Seluruh rumah yang dibangun di Kampung Peradaban diperuntukkan bagi guru yang tempat tinggalnya terdampak gempa dan tsunami. Mahmud Yunus menerangkan bahwa setelah rumah, target penyelesaian berikutnya adalah masjid. Sedangkan pendopo dan ruko akan menyusul setelahnya.

Berdirinya Kampung Peradaban diharapkan dapat melahirkan generasi Islam terbaik dari tempat yang pernah porak-poranda karena bencana. Agung Wijayanto berharap dukungan pun dapat terus mengalir. “Kami berterima kasih kepada semua pihak atas dukungan yang diberikan, dan mohon doa agar tahap selanjutnya dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Salurkan kepedulian Anda untuk Kampung Peradaban melalui Rekening Peduli Laznas LMI

Bank Syariah Mandiri (BSM)
708 260 4191 a.n Lembaga Manajemen Infaq
Kode Transfer: 46, contoh Rp 1.000.046,-

Total dana yang dibutuhkan
Rp 1.99 MILYAR

Informasi dan Konfirmasi: wa.me/6282230000909

Dukungan Anda, besar manfaatnya bagi sesama.

Laznas LMI
Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
0822 3000 0909
www.lmizakat.org