Banjarmasin – Seorang ibu adalah pahlawan bagi anak-anaknya. Apapun dilakukan ibu untuk anaknya. Seperti Zaleha. Dia adalah ibu penjual gado-gado dan bakso yang menanggung kehidupan empat orang anak.

Sang suami, Sujono, mengalami kecelakaan kerja yang membuatnya tidak terlalu kuat lagi untuk pekerjaan berat. Karena itu, perempuan berusia 43 tahun itu yang berjuang untuk keluarga.

Zaleha membuka warung kecil-kecilan di rumahnya Komplek Kruing Indah, Jalan Gelatik, Desa Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Di warung yang berada di rumah berdinding papan gypsum dan beratap seng itu, selain menjajakan gado-gado dan bakso, Zaleha juga menerima pesanan makanan atau katering.

Zaleha berjualan dari sore hingga malam hari. Bahkan, kalau Sabtu dan Minggu, Zaleha berjualan seharian penuh. Jika ada rezeki, dia mendapat pesanan katering pernikahan dan hajatan.

Dari usahanya itu, dia mendapat penghasilan sekitar Rp 1 juta per bulan. Jika dagangan laris, Zaleha bisa menerima Rp 1,5 juta. Uang itu dipakai untuk memastikan kelanjutan sekolah dua anaknya. Yakni Tazkiatur Rodiyah dan M. Mufti Abu Yazid.

Meski pekerjaannya cukup berat, Zaleha masih mengajar PAUD setiap pagi sampai siang, mulai Senin sampai Jumat. Zaleha terus bekerja keras untuk membiayai keluarga dan  kedua anaknya.

Melihat perjuangan perempuan kelahiran 12 Oktober 1975 itu, Laznas LMI bersama Social Charrity KJP (Koperasi Jasa Profesi) Cipta Prima Sejahtera membantu permodalan untuk pembelian alat masak dan katering untuk Zaleha. Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah ketahanan ekonomi keluarga Zaleha.

————————-

Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik
📈 Audit Keuangan 2017 Opini Wajar Tanpa Pengecualian