Konsultasi Syariah

Oleh: Ustaz Prof. Dr. H. M. Roem Rowi, MA.

Ketua Dewan Pengawas Syariah LMI


Pertanyaan:

Saya belum menunaikan aqiqah, Ustaz. Bapak saya meninggal saat saya masih dalam kandungan dan ibu saya tergolong tidak mampu secara ekonomi. Sedangkan saat ini saya sudah menikah, yang mana sekarang saya menjadi tanggung jawab suami. Apakah boleh saat ini saya mengakikahi diri sendiri dari uang saya sendiri? Terima kasih atas penjelasannya.


Jawaban:

Anda boleh dan dipersilakan mengakikahi diri sendiri.

Sebenarnya, hukum pelaksanaan akikah tidak harus dilangsungkan pada hari ke-7, 14, atau 21 hari setelah kelahiran seperti yang banyak dilakukan di masyarakat kita. Tetapi, walaupun Sunnah muakkadah (mendekati wajib), namun akikah bukanlah kewajiban si bayi atau anak, melainkan untuk orang tua.

Ketika orang tua Anda sudah meninggal dan ibadah akikah belum tertunaikan, maka mengakikahi diri sendiri menjadi peluang seorang anak sebagai wujud baktinya kepada orang tua, termasuk sebagai pelaksanaan janji orang tuanya. Karena ibadah akikah sama halnya dengan janji kepada Allah.

Rasulullah pernah ditanya oleh seorang lelaki yang datang kepada beliau dan berkata, ayahku telah meninggal, padahal di pundaknya terdapat tanggungan haji Islam, apakah aku harus melakukan untuknya? Rasulullah menjawab, apakah kalua ayahmu meninggal dan punya tanggungan utangkamu juga wajib membayarnya? ‘iya,’ jawabnya. Rasulullah pun berkaata, “berhajilah untuknya.” (HR. Daruquthni)

Hukum dasar akikah mendekati wajib (dapat disebut utang selama belum tertunaikan), terlebih jika saat ini Anda adalah orang yang mampu melaksanakannya. Alhamdulillah, sekarang Anda mampu menunaikan akikah tanpa bantuan finansial suami. Maka silakan berdiskusi lebih lanjut dengan suami Anda.