Muzakki Kediri1

Aulia Zulfa
Donatur Kabupaten Kediri

Peduli kepada sesama, itulah energi yang selayaknya kita gulirkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena dengan peduli kepada sesama dan juga sekitar kita, maka keberkahan akan rejeki kita akan terasa, dan bisa jadi doa dari orang-orang yang mendapatkan bantuan akan membuka peluang rejeki yang lebih besar lagi bagi kita.

Itu pula yang dirasakan oleh Aulia Zulfa. Ketika ditanya motivasinya bersedekah, sembari bercanda dia menjawab bahwa dirinya, sebagai manusia biasa, bercita-cita menjadi orang kaya. “Kalau jadi orang kaya kita bisa membantu orang lebih banyak, dan saat membantu itulah rasanya kita seneng banget. Dan janji Allah kan kalau kita berinfaq maka akan dilipat gandakan rizki yang diberikan untuk kita. Saya percaya sekali dengan janji itu”.

Di samping ingin mencapai ridho Allah yang utama, Aulia percaya bahwa semakin banyak berinfaq maka akan dimudahkan untuk menjadi orang kaya. Bukankah benar adanya, jika kita bisa membantu lebih banyak orang di sekitar kita maka kita juga akan diliputi kepuasan berbagi di dalam hati.

Menurut Aulia, berkah inifaq juga mempengaruhi usaha butik yang dirintisnya. “Dulu awalnya butik Aulia hanya berupa tumpukan baju yang diletakkan di atas meja, karna memang jumlahnya sedikit. Namun kini, butik Aulia telah memiliki aneka etalase, dan stok pakaian yang lebih banyak dan beragam,” ujar perempuan 31 tahun ini.

Ibu dari tiga orang putra ini bertutur menetapkan pilihan berinfaq di LMI karna awalnya dulu agak was-was apakah bisa menyalurkan infaqnya dengan tepat pada orang lain.

“Karna saya tidak tahu apakah orang yang saya bantu itu benar-benar butuh ataukah hanya pura-pura butuh. Nah dengan adanya LMI saya bisa lebih percaya karna LMI pasti punya cara sendiri untuk mengenali kebutuhan orang-orang yang membutuhkan bantuan, sehingga tepat sasaran” tutur istri dari Komarudin ini.

“Semoga makin banyak masyarakat yang bersama-sama menyalurkan zakat dan infaqnya ke LMI, sehingga LMI bisa semakin berkembang dan bisa membantu lebih banyak orang yang membutuhkan.” pungkas Aulia.

###