Di hari batik nasional ini, mari kita berkenalan dengan salah satu kelompok binaan Laznas LMI: CEMPAKA BARU SASIRANGAN yang ada di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kelompok usaha bersama (Kube) ini sudah berjalan selama 3 tahun.

Ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Cempaka sudah lebih dulu memiliki keterampilan memproduksi batik sasirangan, kain khas Kalimantan Selatan. Sayangnya, mereka tidak mampu secara finansial untuk mengerjakan pesanan yang mengharuskan beli bahan baku di awal. Setelah melakukan survei, Laznas LMI Kalsel pun memberi bantuan modal sekaligus secara berkesinambungan membantu mencarikan pasar.

Produksi sasirangan Cempaka Baru berlangsung mulai hari Senin sampai Kamis selepas dhuhur. Sebab, pagi hari ibu-ibu masih harus mengurus anak, membantu suami bekerja di kebun, dan memasak untuk keluarga. Sedangkan di hari Jumat, Sabtu, dan Ahad biasanya libur, kecuali jika ada pesanan dalam jumlah besar.

Anggota Cempaka Baru Sasirangan ada sepuluh orang. Jumlah yang relatif sedikit ini rata-rata dapat menyelesaikan 100 lembar pesanan sasirangan dalam kurun waktu dua pekan. Tapi, bukan berarti tanpa kesulitan. “Susahnya, kadang pesanan warna yang diminta ini beda dengan yang dimaksudkan pelanggan. Kami terima sample warna lewat foto yang dikirim (melalui) WhatsApp, padahal warna layar handphone setiap merek beda,” aku Ana selaku koordinator Kube Cempaka Baru.

Sasirangan sendiri merupakan kain adat Suku Banjar, berasal dari kata ‘menyirang’ yang berarti menjelujur. Sesuai dengan namanya, kain ini dibuat dengan cara menjelujur, kemudian diikat dengan tali rafia, dan dicelup ke pewarna pakaian.

Laznas LMI⁣⁣
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya⁣⁣
☎ 0822 3000 0909⁣⁣
🌐 www.lmizakat.org⁣⁣