Ngawi- Bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Pada penanganan bencana, profesi perawat memiliki peran penting. Susanto, ketua RNPB Laznas LMI mengatakan, “perawat adalah orang yang paling dekat dengan masyarakat, baik saat terjadinya bencana maupun tidak. Selain itu perawat merupakan petugas yang harus bekerja bersama tim rescue lainnya.”
.
Hadirnya RNPB Laznas LMI ini merupakan bagian program GANALA (Siaga Bencana Alam) yang berlangsung di aula Akper Pemkab Ngawi Kamis (21/3).
.
Selain Susanto, hadir pula Purwanto yang merupakan anggota BSMI Ngawi. Dia menambahkan bahwa meminimalisasi risiko bencana bisa dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan melakukan program kesehatan. “Oleh karena itu, perawat harus meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan, dan motivasi yang baik serta keamanan fasilitas kesehatan,” ucapnya.

Terdapat tiga tahapan bantuan dalam strategi implementasi yang bisa dilakukan profesi perawat. Tahap pertama adalah penyelamatan jiwa, rehabilitasi atau pemulihan, dan rekonstruksi. Sinergi dengan lembaga lainnya juga diperlukan dalam mitigasi bencana, seperti sinergi dengan Tim LMI Rescue Dan Mitra BSMI di setiap bencana. Seperti saat terjadinya banjir Ngawi lalu.
.
.
.
Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik
📈 Audit Keuangan 2017 Opini Wajar Tanpa Pengecualian
.
.
.
#LaznasLMI #LMIcaretoshare #caretoshare #peduli #berbagi #zakat #infaq #islam #muslim #indonesia #hijrah #RNPB #GANALA #siagabencana #akademiperawat #perawat #rescue