Di kawasan lereng gunung Ijen ada satu dusun terpencil yang masih belum mendapat aliran listrik. Namanya Dusun Betellok, bagian dari Desa Arjasa di Situbondo. Tahun ini warga setempat melangsungkan iduladha dengan meriah, jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hampir setiap tahun, tidak ada satu pun warga yang membawa pulang daging qurban mentah. Sebab, ketersediaan hewan qurban hanya 2 ekor kambing, sedangkan jumlah warga di dusun ini mencapai 260 orang. Sehingga, untuk menyiasatinya maka dusun yang dihuni 126 KK ini merayakan iduladha dengan memasak dan menikmati bersama masakan kambing di mushola. Cara ini dipilih agar daging qurban dapat dinikmati secara merata.

Iduladha pagi ini (12/08) mungkin akan menjadi yang paling berkesan. Selepas subuh, para warga kembali mengasah pisaunya. Mushola ramai. Ada 13 ekor kambing yang akan disembelih pukul 6 di hari tasyrik kedua ini. Kaum bapak bersiap menguliti dan mencacah daging, sementara kaum ibu sibuk menyiapkan alat masak untuk dibawa ke mushola. Akan ada yang mereka bawa pulang pada hari raya qurban tahun ini.

Tradisi makan daging qurban bersama-sama seperti tahun-tahun sebelumnya tetap berlangsung. Sembari menunggu 164 besek daging mentah selesai dikemas untuk dibawa pulang, panitia meramaikan suasana dengan lomba memasak. Pak Saleh, tokoh masyarakat setempat mengaku kemeriahan iduladha seperti ini belum pernah terjadi.

Alhamdulillah, akhirnya tahun ini semua bisa membawa pulang daging qurban mentah. Terima kasih, para mudhohi yang telah berbagi kebahagiaan luar biasa untuk warga Betellok. Semoga qurban ini menjadi keberkahan bersama.

Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik