Bojonegoro – Menjadi penyandang tuna netra bukan sesuatu yang mudah. Sebab, kebutaan kerap membuat penderitanya kehilangan harapan. Karena itu, Tim Pendayagunaan Laznas LMI menyalurkan bantuan kebutuhan hidup seorang tuna netra bernama Gemi Ningsih pada Selasa (12/12).

Bantuan tersebut berupa paket sembako dan sejumlah santunan kepada perempuan yang mengalami kebutaan sejak tiga tahun lalu itu. Awalnya, perempuan berusia 43 tahun itu mengira hanya mengalami gangguan penglihatan ringan saja. Tapi, semakin lama penglihatannya kian tidak berfungsi hingga terjadi kebutaan. Penyebabnya, saraf matanya rusak.

Kondisi itu membuat sang suami menceraikannya. Gemi yang pernah menjadi asisten rumah tangga di Surabaya pun terpaksa melepas pekerjannya sejak mengalami gangguan pada penglihatannya. Akhirnya, Gemi pulang untuk memeriksakan kondisi matanya.

Sebelumnya, pada awal 2015 lalu, Laznas LMI pernah memberikan bantuan untuk Gemi Ningsih berupa hibah ternak kambing. Saat itu, dia masih mengurus sang ibu yang juga penyandang tuna rungu. Namun, dua bulan yang lalu ibundanya meninggal. Lalu, bantuan kambing ternak terpaksa dijual untuk pengurusan pemakaman.

Saat ini, Gemi hanya tinggal sendiri, dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan bantuan dari para tetangga yang prihatin dengan kondisinya. Sebab, dengan kondisi tuna netra aktivitas yang dilakukannya begitu terbatas. (nir)

————————–
Laznas LMI
 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
 0822 3000 0909
 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik