Madiun – Suara musik yang rancak terdengar dilantunkan beberapa anak muda. Sebuah lagu nasyid yang dilengkapi dengan beatbox makin menyemarakkan suasana. Mereka adalah para siswa SMP Ibnu Batutah Madiun yang tengah menghibur para undangan “Haflah Akhirussanah” atau pesta akhir tahun pelajaran pada Selasa (15/5).

Menjelang Bulan Ramadhan 1439 H, Sekolah Al Quran dan Sains SMP Ibnu Batutah mengadakan wisuda di gedung Wisma Haji Madiun. Tahun ini, ada 9 santriwan dan 14 santriwati yang telah menghafal Al Quran 30 juz dan lulus berbagai rangkaian imtihan atau ujian. Artinya, total ada 23 santri yang menjadi tahfidz.

Tercatat, SMP Ibnu Batutah telah meluluskan tiga angkatan penghafal Al Quran. Sekolah tersebut berdiri pada 2015 lalu. Sekolah yang menjadi bagian dari Laznas LMI itu bertujuan mencetak generasi yang unggul dalam teknologi sekaligus berkepribadian Islami. Para lulusannya tidak hanya mampu menghafal Al.Quran tapi juga berakhlak mulia, berwawasan luas, serta unggul dalam sains.

Terbukti, dalam kegiatan Haflah Akhirussanah tersebut, para siswa jago menampilan Tari Saman sebagai tari penyambutan. Lalu, dilanjutkan pidato empat bahasa sekaligus. Yakni bahasa Arab, Indonesia, Inggris, dan Jawa. Para penampilnya adalah santri berprestasi yang pernah mengikuti kejuaraan di Tingkat Karesidenan Madiun.

Dengan tema “Mencetak Generasi Qurani Yang Berprestasi Di Era Globalisasi, acara wisuda berlangsung meriah. Selain dihadiri seluruh wali santri, ada juga perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Perwakilan Polsek Sawahan, Perwakilan Kecamatan Sawahan, dan Perwakilan Kelurahan Sawahan.

Direktur Utama Laznas LMI Agung Heru Setiawan menyambut gembira prosesi wisuda tersebut. Dia mengungkapkan, SMP Tahfidz Ibnu Batutah diambil dari nama seorang tokoh Islam yang bernama Ibnu Batutah. Sosok tersebut dikenal sebagai penjelajah dunia yang menyebarkan syiar Islam di penjuru dunia.

Sesuai dengan nama tersebut, Laznas LMI sebagai inisiator pendiri sekolah berharap para santriwan santriwati SMP Ibnu Batutah bisa membumikan nama Islam dan mengamalkan Al Quran di seantero dunia.

Sementara itu, keberhasilan SMP Ibnu Batutah mencetak generasi Qurani yang bagus dalam sains juga diakui Kabid Pembinaan SMP Diknas Kabupaten Madiun Prapto Purnomo. Menurut dia, meski baru tiga tahun didirikan sudah banyak prestasi membanggakan yang ditorehkan para siswa. “Saya bangga dengan SMP Ibnu Batutah. Para santrinya penuh kreasi dan inovasi dalam setiap karyanya,” ujar Prapto.

————————-

Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik
📈 Audit Keuangan 2017 Opini Wajar Tanpa Pengecualian