TULUNGAGUNG – Datangnya bencana seringkali membuat panik. Kepanikan semacam ini yang kadang membuat suasana semakin tidak terkondisikan. Akibatnya, tidak sedikit dari mereka yang kebingungan harus berbuat apa saat bencana tiba.

Selasa (20/08) lalu sebagai upaya mengenalkan para siswa pada tindakan apa saja yang harus dilakukan ketika terjadi gempa dan tsunami, BPBD Kabupaten Tulungagung bersama RNPB Laznas LMI @rnpb_id menggelar acara sosialisasi dan simulasi gempa bumi dan tsunami di SDN Keboireng 01 Tulungagung.

Di depan 86 siswa dan 12 guru, Ketua RNPB Laznas LMI Susanto menjelaskan dan mensimulasikan bagaimana cara untuk menyelamatkan diri, terutama ketika ada gempa melanda saat proses belajar mengajar. Di antaranya lindungi kepala, masuk kolong meja, jauhi kaca, dan lari ke lapangan terbuka. “Sekarang saya jadi tahu dan dapat ilmu baru, bagaimana bila ada gempa bumi apa yang harus dilakukan. Saya juga akan beritahu ibu dan ayah tentang ini, bila sudah pulang di rumah nanti,” tutur Kesyana, salah seorang siswi yang masih duduk di bangku kelas lima.

Mari kita tumbuhkan budaya sadar bencana dimulai dari diri kita sendiri, keluarga, dan komunitas menuju masyarakat Indonesia yang tangguh bencana.

Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik