Banjarmasin – Anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan anak spesial. Sepatutnya mereka mendapat perlakuan istimewa. Seperti pada Ahad (26/11) lalu, Laznas LMI dan PD Salimah Banjarmasin menginisiasi pembentukan Komunitas Anak Down Syndrome (ADS) Kalsel Hebat. Kegiatan pertama dengan menggelar soft launching di aula Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Banjarmasin.

Komunitas yang awalnya dibentuk pada Juni 2017 itu dihadiri 18 anggota keluarga yang buah hatinya menyandang down syndrome. “Komunitas ini dari ide saya pribadi, karena putra saya juga down syndrome. Tepatnya Ramadhan tahun ini, kami membuat grup di jejaring sosial untuk merangkul, mendukung dan memotivasi para orang tua ADS untuk lebih bersemangat dalam merawat dan mengasuh amanah dari Allah SWT,” tutur Sigit, Ketua ADS Kalsel Hebat.

Sebagian besar peserta adalah anak berusia dibawah 12 tahun. Mulai dari usia dua bulan sampai 19 tahun. ADS yang hadir juga berasal dari beberapa kabupaten di Kalsel. Yang paling jauh dari Kabupaten Tanjung. Jaraknya mencapai 500 km dari kota Banjarmasin.

Salah satu orangtua yang mengikuti agenda launcing ayahanda dari Ananda Alayya. Dia mengetahui sang anak merupakan  ADS setelah anaknya lahir. Ketika itu, pasca mendengarkan penjelasan dokter, dia langsung memberi semangat kepada istrinya untuk mengasuh dan membesarkan sang puteri layaknya anak-an

ak yang lain. “Justru kami merasa, kami adalah orang tua pilihan yang diberi kepercayaan Sang Maha Pencipta. Mari kita apresiasi terhadap para istri dan ibu yang selalu bersabar serta tak kenal lelah dalam membesarkan anak-anak. Kita juga harus mendukung putra kita untuk meraih cita-cita,” ungkapnya.

Selain itu, launching semakin lengkap dengan pemberian motivasi kepada orang tua. PD Salimah Banjarmasin menyampaikan materi parenting untuk para orang tua. Sebab, Salimah memiliki program komunitas orangtua bijak (KOB).

Dalam acara yang berlangsung selama tiga jam itu, disepakati akan diadakan pertemuan rutin yang dikemas dalam agenda outdoor untuk anak down syndrome. Termasuk menggaungkan kesadaran terhadap ADS dengan hashtag #anakdownsyndromeituhebat. Dengan motto “Terimalah, Mengertilah, Cintailah, dan Dukunglah” diharapkan anak down syndrome mendapat perhatian dari masyarakat.

Tidak hanya itu, LMI telah memiliki program pembinaan karakter dibawah program pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, Laznas LMI bakal siap mendampingi ADS untuk meraih cita-citanya dengan cara menjadikan hobi dari anak tersebut menjadi karya. “Harapannya, anak-anak yang berkebutuhan khusus ini mampu berkarya dan membanggakan kedua orangtuanya,” kata Khoirul Nur Mustaqim, Kepala Kanwil LMI Kalimantan Selatan. (knm/nir).

Laznas LMI

Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya

0822 3000 0909

www.lmizakat.org