Banjarmasin – Berjalan kaki hingga 4 kilometer bukan jarak yang dekat. Namun, bagi Gusti M. Ansyari, jarak tersebut harus dilaluinya setiap hari. Dia melangkahkan kaki dari rumah sampai sekolah tanpa mengeluh.

Laznas LMI pun menyalurkan bantuan sepeda kepada remaja yang akrab disapa Aan itu pada Minggu (14/1). Sepeda tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas sekolahnya. Yakni untuk transportasi ke sekolah yang selama ini harus ditempuh selama 45 menit dengan berjalan kaki. “Mas Aan ini biasa pulang sampai malam apalagi sekolahnya full day. Mudah-mudahan dengan bantuan sepeda dari LMI dapat bermanfaat untuk Mas Aan dan menjadi amal jariyah untuk donatur LMI,” ungkap Khoirul Nur Mustaqim, Kepala Kanwil Laznas LMI Kalsel.

Aan selama ini memang belum mampu membeli sepeda sendiri. Putra bungsu dari tiga bersaudara yang tinggal di Kelurahan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar itu berasal dari keluarga dengan kondisi perekonomian yang sederhana. Penghasilan dari kedua orangtuanya hanya cukup untuk biaya makan sehari-hari dan biaya sekolah.

Sang ayah bekerja sebagai buruh sablon di pabrik. Lalu, ibunda Aan seorang ibu rumah tangga dan terkadang menjadi buruh panen padi jika musim panen tiba. Hal itu lah yang membuat Aan mandiri sejak kecil.

Siswa jurusan Desain Grafis salah satu SMK swasta di Banjarmasin tersebut mempunyai keahlian menangkap ikan tawar dengan cara tradisional. Yaitu, menggunakan sumpit yang terbuat dari pipa aluminium dan busur dari jeruji payung. Aan pun mempraktikkannya di depan tim Laznas LMI. Seekor ikan terkena sumpit yang ditiupnya.

“Sejak masih SD hingga sekarang, sesudah pulang sekolah atau hari libur, saya selalu mencari ikan dengan memakai sumpit. Jika dapat banyak, ikannya saya jual ke rumah tetangga. Uangnya untuk uang saku sekolah. Tapi jika dapat sedikit, saya bawa pulang dimasak sendiri untuk lauk makan,” ujarnya.

Aan saat ini tinggal bersama orangtuanya di tepian sungai di area persawahan Kertak Hanyar. Sedangkan kedua kakaknya sudah berumah tangga. “Di musim hujan, rumah saya sering terendam air karena naiknya permukaan air sungai,” ucap pemuda kelas XI itu.

Sang ayah, Gusti Murdiansyah begitu bersyukur mendapat bantuan sepeda. Sebab, Aan sejak menempuh SD sampai SMK selalu berjalan kaki. “Karena saya belum mampu untuk membelikan sepeda, apalagi motor seperti teman-temannya. Untuk memperbaiki rumah saja, kami belum mampu. Yang penting Aan bisa sekolah, saya sudah senang,” terangnya.

Semoga, sepeda dari Laznas LMI bermanfaat untuk Aan. Aamiin. (knm)

————————–
Laznas LMI
 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik