Pacitan – Bencana banjir dan longsor di Pacitan meninggalkan kesulitan yang besar bagi warga terdampak. Salah satunya adalah anak-anak sekolah. Tempat belajar mereka digempur banjir. Ruang sekolah dan semua isinya tergenang air. Akibatnya, kegiatan sekolah terhenti.

Kondisi tersebut terlihat jelas di TK Putra Karya dan KB Tunas Harapan. Sebanyak 29 siswa siswi TK dan 12 siswa siswi KB tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar untuk sementara waktu.

Selama hampir sepekan, banjir setinggi satu meter menggenangi kedua sekolah itu. Hujan yang terus mengguyur selama beberapa hari berturut-turut mengakibatkan tanggul utama tak dapat menahan laju dan banyaknya volume air. Jebolnya titik tumpu tanggul yang berada di Desa Arjosari menjadi penyebab utamanya. Banjir tersebut menjadi yang terparah sejak sepuluh tahun terakhir.

Tempat Pendidikan Anak Usia Dini di Dusun Mranggen Desa Banjarsari, Kabupaten Pacitan juga sempat terisolir sebab akses jalan terkendala material yang dibawa banjir. Pasca air mulai surut, semua peralatan di sekolah yang terkena banjir rusak. Termasuk buku administrasi sekolah pun ikut terendam banjir.

“Aku wes ndak (aku sudah tidak, Red) bisa main lagi, buku, dan beberapa alat permainan sekolahku hancur dan basah,” ujar Avi, anak kelas A TK Putra Karya Kondisi bocah berusia tiga tahun tersebut juga dialami teman-temannya yang lain. Kini, siswa-siswi TK dan KB di Desa Arjosari belajar dengan kertas HVS sebagai pengganti buku tulis.

Sekolah-sekolah yang terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan berupa peralatan tulis, buku cerita, dan alat praktik terapan. “Kami berharap ada bantuan alat tulis, buku cerita dan peralatan perkembangan anak,” ucap Ibu Sri, salah seorang guru.

————————-
Laznas LMI
 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Suraba
 0822 3000 0909 / http://bit.ly/KonfirmasiuntukBantuanKemanusiaan
 www.lmizakat.org
💳 BSM 708 2604 191
Kode transfer 28, misalnya Rp 1.000.028
————————-
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik