“Bapak ibu, apakah sudah tahu tanda-tanda datangnya tsunami?” tanya Irfan sebagai fasilitator EDT 2019 kepada para petani rumput laut di salah satu rumah warga ini. “Apakah bapak dan ibu juga sudah tahu apa yg harus dilakukan jika tsunami terjadi?” sambungnya.⁣

Pertanyaan tadi dijawab serentak sambil menggelengkan kepala, “tidaaak.” Lalu, antusiasme dari mereka pun mulai berdatangan. “Apa tsunami itu selalu ditandai dengan air surut?” tanya salah satu di antara mereka. “Apa ada alat pendeteksi tsinami? kalau ada, berapa harganya? Bagaimana cara mendapatkannya?” lanjut yang lain.⁣

Minimnya informasi terkait tsunami tidak hanya ditemukan di Desa Sumber Kencono, tetapi juga Desa Wongsorejo dan Alasrejo. Pada hari pertama (Jumat, 12/07) EDT 2019 tersebut beberapa desa lainnya di Banyuwangi pun mendapat edukasi terkait bencana tsunami. RNPB Laznas LMI yang tergabung dalam SRPB Jatim pun mendatangi sekolah, pasar, tempat ibadah, dan masuk dari rumah ke rumah warga untuk memberikan edukasi.⁣

Sosialisasi pada siang itu berlanjut setelah salat Jumat di salah satu masjid di Dusun Andalan, Desa Sumber Kencono. Seluruh jamaah yang hadir sangat antusias menyimak materi mulai awal hingga akhir.⁣

“Mari kita tumbuhkan budaya sadar bencana dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan komunitas menuju masyarakat Indonesia yang tangguh bencana,” tutur Irfan yang juga sebagai Kabid Kesiapsiagaan RNPB Laznas LMI.⁣

Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik