HALMAHERA SELATAN – Gempa bumi yang melanda Halmahera Selatan pada 14 Juli 2019 lalu meninggalkan duka dan kesedihan bagi masyarakat terdampak. Sebab, tidak sedikit bangunan roboh dan sejumlah korban jiwa, serta luka berat dan ringan yang perlu mendapat perhatian. Pascabencana, yang mereka butuhkan bukan hanya perbaikan fisik, namun juga perhatian, penguatan iman, dan ketakwaan.

Halmahera Selatan menjadi salah satu titik salur qurban Laznas LMI pada iduladha tahun ini. Beberapa desa yang menjadi sasarannya adalah Desa Wayamiga dan Desa Hidayat, Kecamatan Bacan. Ada pula pondok pesantren yang menjadi perhatian yaitu Pesantren Al Kafii. Di pesantren tersebut mayoritas dihuni oleh anak-anak pulau yatim dan dhuafa. Sebagian besar dari keluarga mereka juga menjadi korban gempa bumi bulan lalu dan masih mengalami krisis akidah.

Pengasuh Pondok Pesantren, Ustadz Agus Usman menyampaikan terima kasih atas penyaluran daging qurban LMI. “Alhamdulillah, terima kasih atas perhatian para mudhohi Laznas LMI untuk pondok kecil kami. Di sini banyak anak-anak yatim yang tidak terurus di pulau-pulau sekitaran Halmahera Selatan, termasuk mereka yang memerlukan penguatan aqidah,” ungkap ustadz Agus.

Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik