Kamil-memberikan-arahan-kepada-bpk-sukarnoBanjarnegara (2/7) — Bantuan 26 ekor Kambing untuk Kemandirian Ekonomi Warga Jembangan Kec Punggelan – Banjarnegara

Bencana longsor yang terjadi di Banjarnegara tak hanya mengakibatkan kerusakan fisik. Pasca bencana, perekonomian masyarakat disekitar bencana mengalami kemerosotan. Perkebunan yang menjadi salah satu mata pencaharian utama warga sekitar menjadi tidak produktif. Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah bagi pemerintah daerah setempat dan lembaga-lembaga yang memfokuskan diri di bidang sosial kemanusiaan seperti Lembaga Manajemen Infaq.

Desa Jembangan kecamatan Punggelan adalah salah satu diantara desa yang mengalami kemerosotan ekonomi pasca bencana tersebut. Tidak sedikit warga Jembangan yang berusaha sendiri dan mencari penghasilan lain. Namun lokasi daerah yang terpencil, jauh dari pusat keramaian dan modal yang terbatas membuat mereka tak dapat berbuat banyak.

Berdoa dan berharap adanya suatu keajaiban datang. Ya … hanya itu yang dapat mereka lakukan saat ini disela-sela usahanya dalam mencari perbaikan ekonomi.

Upaya pemulihan ekonomi memang butuh waktu panjang, tidak semudah membalik telapak tangan. Sebagai salah satu anggota Forum Organisasi Zakat (FOZ), Lembaga Manajemen Infaq (LMI) melalui program Pemberdayaan Ekonomi untuk Dhuafa membentuk tim khusus guna memulihkan ekonomi warga desa Jembangan. Bersama LAZIS Jateng membina kemitraan dengan membentuk Kelompok Ternak Kambing. Bidang ini dianggap usaha yang paling memungkinkan berdasarkan hasil survey dan pemetaan potensi disekitar lokasi.

Sebagai langkah awal Lembaga Manajemen Infaq mengirimkan 26 ekor kambing untuk Kelompok Ternak Kambing di desa Jembangan. Kelompok tersebut beranggotakan 13 orang. Pola dan Sistem yang ditawarkan menggunakan Sistem “Syirkah”. Setelah disepakati penandatanganan kesepakatan bersama baru dilakukan diikuti penyerahan hewan ternaknya.

Penyerahan-Ternak-Kambing-dari-LMI-ke-Lazis-JatengTampak penyerahan simbolis ternak kambing oleh Kamil Mukhtar, Staf Pendayagunaan LMI kepada Puji Sholeh, LAZIS Jateng, Mitra Pendayagunaan LMI dan Sukarno, Ketua sekaligus Penanggung Jawab Kelompok Ternak Kambing di Jembangan.

Sebagai Mitra Pendayagunaan Puji Sholeh, LAZIS Jateng akan memberikan pembinaan intensif serta mensupervisi aktifitas dan perkembangan ke 26 ternak kambing tersebut. Menurut Sholeh, ternak kambing yang telah didatangkan kesemuanya dalam kondisi sehat. Insyaallah 3 bulan ke depan, saat idul qurban sudah dapat dijual dan dinikmati hasilnya. Perkiraan keuntungan yang didapat antara 500 ribu hingga 1 juta per kambing. Nantinya modal utama akan dibuat untuk pengadaan ternak kambing lagi.

Bagi Sukarno, Ketua sekaligus PJ Kelompok Ternak Kambing, program Kemandirian Ekonomi merupakan angin segar dan peluang yang jarang didapat. Bersama anggotanya ia bertekad akan memaksimalkan program ini untuk dapat berjalan dan berkembang dengan baik. Dengan harapan nantinya dapat menjadi peluang usaha dalam meningkatkan ekonomi anggota Kelompok Ternak Kambing yang telah dibentuk. Dia juga berharap nantinya Kelompok Ternak Kambing dibawah bimbingan LAZIS Jateng dapat menjadi obyek percontohan yang dapat diturunkan ke warga yang lain.

“Terimakasih kepada para donatur LMI atas bantuannya, Semoga amal sholehnya diterima Allah SWT. dan rizkinya semakin bertambah. Amin Ya Rabbal ‘Alamin”.