PASURUAN – LMI mulai membangun rumah murah di desa Siyar, kecamatan Rembang, Pasuruan. Rumah tersebut diperuntukkan bagi guru ngaji. Ini merupakan upaya memfasilitasi guru ngaji yang selama ini bergaji rendah dan tidak memiliki rumah sendiri.

“Banyak guru ngaji yang mengabdikan diri untuk umat, untuk orang banyak, namun penghargaan yang didapatkan guru ngaji masih sangat sedikit, bahkan mereka masih banyak yang tidak memiliki penghasilan tetap,” ujar Presiden Direktur Laznas LMI, Agung Wijayanto saat sambutan dalam peletakan batu pertama dihadapan puluhan warga. Selain guru ngaji, rumah ini juga diperuntukkan bagi dhuafa, mustahik, dan mereka yang berjuang untuk umat.

Bekerja sama dengan PT Mitra Amil Properti, Jum’at (3/7) lalu acara ini juga dihadiri oleh kepala desa setempat. Rudi Widiatmoko selaku Pemimpin Cabang Pembantu BTN Syariah Pasuruan menyampaikan bahwa BTN Syariah siap membantu mengembangkan kawasan syariah untuk guru ngaji.

“Kami siap membantu lingkungan ini hingga menjadi kawasan permukiman yang baik dengan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah bagi para konsumen,” tegasnya. Insyaallah, jika tidak ada kendala, perumahan ini dapat selesai dalam 2 tahun.