1Pelatihan Bisnis dan Adminstrasi UKM
(UKM sekitar Eks Lokalisasi Dolly)
 
Ditutupnya lokalisasi Dolly, tentu tidak serta merta berhenti di situ. Namun upaya pendampingan warga sekitar eks lokalisasi perlu terus dilakukan agar pemberdayaan masyarakat terus berkelanjutan.
 
Laznas LMI bersama dengan LP4M Unair melaksanakan Pelatihan Bisnis dan UKM bagi warga sekitar eks lokalisasi, sebagai bagian upaya pendampingan masyarakat. Bertempat di kantor kelurahan Putat Jaya, kecamatan Sawahan, dilakukan kegiatan 4 hari dalam sepekan selama 4 pekan berturut.
 
Materi diisi tentang ketrampilan dan pelatihan bisnis dan administrasi, yang juga meliputi pendampingan mental dan spiritual agar peserta yang merupakan UKM dapat melaksanakan usaha dengan baik.
 
Lurah Putat Jaya, Bambang Hartono menyampaikan bahwa pendampingan ini sangat diperlukan agar warga juga merasakan dampak positif bahwa mencari rejeki dapat dilakukan dengan cara yang halal. Buktinya, kini ada sekitar 40 UKM yang dijalankan oleh warga sekitar eks lokalisasi Dolly
 
Seperti yang disampaikan oleh Arif, warga jalan Jarak ini dulu membuka parkir di sekitar eks lokalisasi. Kemudian dia beralih dengan membuka sablon dan bordir melalui UKM Indana. Arif sangat bersyukur, dengan adanya pendampingan berkelanjutan, UKM Indana makin dikenal luas dan berkembang usahanya.
 
Turut hadir pula, direktur pelaksana Laznas LMI, Citra Widuri; direktur LP4M Unair, Prof. Dr Jusuf Irianto; Kepala Program Studi Ekonomi Islam FEB Unair, Dr. Raditya Sukmana dan juga Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Supomo. Dalam pesannya, Supomo berharap agar peserta dapat bersungguh-sungguh dalam pelatihan dan bekerja.
 
Dalam acara ini, juga dilakukan pelatihan budidaya cacing oleh Abdul Azis Adam Maulida dari Rumah Cacing Malang yang menjelaskan tentang prospek dan cara budidaya cacing sebagai salah satu peluang usaha. [af]