SIDOARJO – Dalam menyambut milad ke 24 yang jatuh tepat pada tanggal 17 September, Laznas LMI menyiapkan serangkaian kegiatan. Seluruh kegiatan tersebut terangkum dalam “Episode Cinta untuk Indonesia” dengan tema “24 tahun Merawat Kepedulian”.

Setelah sebelumnya didahului oleh program AISUMAKI (Anak Indonesia Suka Makan Ikan) di Palembang pada pekan pertama September, rangkaian agenda milad ini dilanjutkan dengan program CUKAGI (Cuci Karang Gigi) yang dilaksanakan di Alun-alun kabupaten Sidoarjo (15/9). Pada acara tersebut, ada setidaknya 37 dokter gigi dari PDGI bersama dengan 200 anak yatim dan dhuafa.

“Anak yatim dan dhuafa itu tanggung jawab kami sebagai pemerintah. Namun LMI membantu tanpa diminta, dan menggandeng banyak pihak. Hal ini harus kita apresiasi. Seharusnya kita semua lebih banyak lagi sinergi serta kolaborasi semacam ini,” tutur Wakil Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Cak Nur tersebut.

Ada sebuah momen istimewa dalam agenda CUKAGI kali ini. Yakni prosesi simbolis pemasangan atribut profesi cita-cita oleh 5 tokoh, yang di lanjut dengan simbolis pemberangkatan tim ELW (Ekspedisi Lereng Wilis). Mulai dari Nur Ahmad Syaifuddin sebagai Wakil Bupati Sidoarjo, Komandan Koramil Sidoarjo; Kapten Inf Hutomo, drg. Yahya M.Kes dari PDGI, Gatot Subroto dari BPBD Provinsi Jawa Timur, hingga Citra Widuri sebagai Direktur Pelaksana LMI. “Simbolis baju profesi ini sebagai tanda bahwa kita sebagai orang dewasa siap mengantarkan anak Indonesia mencapai cita-cita tertingginya,” jelas Citra Widuri.

Sedangkan Ekspedisi Lereng WIlis sendiri merupakan kegiatan intensif para relawan siaga bencana untuk mengkampanyekan desa dan sekolah yang tangguh dalam menghadapi bencana. Sehingga anak Indonesia di masa depan masih dapat menikmati alamnya. Cita-cita mulia anak Indonesa tidak akan tercapai jika alam dan lingkungan Indonesia rusak, jika warganya gagap bencana dan tidak berhasil melindungi generasi penerus dan alamnya.

Laznas LMI⁣⁣
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya⁣⁣
☎ 0822 3000 0909⁣⁣
🌐 www.lmizakat.org⁣⁣