Kondisi kita yang sedang dalam masa pandemi, hujan pun turun hampir setiap hari, terdengar sangat menyesakkan untuk para pedagang di pinggiran jalan yang menyambung hidup dari pendapatan harian. Tapi, bagi sebagian orang ini bukan menjadi alasan mereka untuk berhenti menjemput rezeki.

Seperti Mbah Sarno, warga Dukuh Gandon, Desa Balegondo yang setiap hari tetap berjualan di sekitar alun-alun Magetan. Ia bukan tidak takut terinfeksi virus Covid-19 yang menjadikan kotanya sebagai salah satu zona merah paling awal di Jawa Timur, tapi keadaan ekonomi memaksanya berkerja karena ia adalah tulang punggung keluarga.

Dua bulan lalu, Mbah Sarno masih berjualan di Pasar Baru. “Tapi, pasare sepi. Terus kulo (saya) pindah teng (di) alun-alun. Nggih sami (sama saja), sepi,” tuturnya. Ia dan keluarganya harus semakin menekan pengeluaran, yang saat normal pun sudah terbilang pas-pasan.

Majelis Telkomsel Taqwa bersinergi dengan Laznas LMI turut membantu meringankan beban yang harus ditanggung oleh Mbah Sarno. Ada puluhan paket sembako yang didistribusikan untuk pedagang kecil terdampak wabah Covid-19. Mari kita berdoa, semoga bencana ini segera usai. Aamiin.