Ponorogo – Menjadi penyandang kanker kerap membuat penderitanya kehilangan harapan. Pengobatannya begitu panjang dan seringkali menyakitkan. Kondisi tersebut terjadi pada Tukimin. Pria yang tinggal di Dusun Sekuwung, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo itu terkena kanker kulit. Dua tahun terakhir ini dia hanya bisa terbaring di tempat tidur. Sebab, kaki sebelah kanan Tukimin digerogoti kanker.

Penderitaan pria berusia 48 tahun tersebut kian bertambah karena putranya yang ketiga ikut sakit sejak lahir. Sang anak yang kini berusia empat tahun merupakan penyandang hydrocephalus. Hal itu memaksa si bocah hanya mampu terbaring ditempat tidurnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga tersebut hanya mengandalkan jerih payah dari Kasmiati, istri Tukimin. Kasmiati bekerja sebagai petani. Penghasilan yang tak seberapa kerap membuat keluarga tersebut menanti uluran tangan dari orang sekitar. Sementara itu, keluarga Tukimin juga harus menanggung biaya pendidikan kedua putranya yang masih duduk di kelas 2 SMP dan kelas 5 SD. Selama ini keduanya pergi ke sekolah dengan berjalan kaki. Tidak jarang menumpang ikut teman. Mereka sangat membutuhkan sepeda lantaran jarak sekolah dengan rumah cukup jauh.

Laznas LMI menyalurkan bantuan untuk keluarga Tukimin dengan harapan bisa sedikit mengurangi beban hidup mereka. Termasuk memberikan beasiswa kepada anak-anak keluarga tersebut.

.

.

.

.

.

————————-
Laznas LMI
 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
 0822 3000 0909
 www.lmizakat.org
💳 Rekening Berbagi:
BSM 708 2604 191
————————-
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik