Banjarmasin – Penyakit difteri tengah mewabah di beberapa daerah di Indonesia. Banyak masyarakat yang masih belum mengetahui bahaya penyakit yang ditandai dengan sakit kepala dan sulit bernafas itu.

Karena itu, Vicky Pramudinta, Mahasiswa Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, binaan Laznas LMI melakukan sosialisasi tentang difteri di Menara Pandang Siring, Kota Banjarmasin. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (14,21/1). Agenda itu dilaksanakan bersama Komunitas Turun Tangan.

Vicky pun menyampaikan pentingnya mewaspadai difteri. Menurut dia, difteri disebabkan oleh bakteri. Gejala yang dirasakan adalah demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan nyeri menelan. Perbedaan dengan infeksi bakteri biasa adalah adanya membran putih di tenggorokan. “Yang paling membahayakan kalau membran putih tersebut sampai ke saluran pernafasan hingga menutupi jalan nafas dan menimbulkan gagal nafas. Difteri juga memiliki toksin atau racun yang bisa menyebar ke organ vital seperti otak, jantung, dan ginjal melalui peredaran darah,” ujarnya.

Vicky menambahkan, difteri menular melalui batuk, bersin, terkena cairan ingus, dahak, atau lendir. Termasuk melalui peralatan makan dan mandi yang digunakan bersama. Selain itu, manusia rentan tertular difteri jika tempat tinggalnya padat dan memiliki status kesehatan buruk. Lalu, yang sangat berpengaruh adalah status vaksin yang tidak lengkap.

Vicky mengingatkan agar memvaksin bayi usia 1, 2, 3, 18 bulan dan 5 tahun, serta harus diberikan vaksin booster setiap 10 tahun sekali. “Vaksin terbukti sangat mempengaruhi apakah orang dapat terkena difteri atau tidak,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga masyarakat Banjarmasin, Laznas LMI bersama Komunitas Turun Tangan akan memberikan sosialisasi serupa secara rutin di berbagai lokasi. Tahun ini, Laznas LMI telah mengagendakan sosialisasi difteri keliling di Banjarmasin. “Acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya difteri. Apalagi Banjarmasin saat ini sudah memiliki pasien yang menderita penyakit ini. Semoga dapat mengurangi angka penderita difteri di Banjarmasin dan sekitarnya,” ucap Kepala Laznas LMI Kanwil Kalimantan Selatan Khoirul Nur Mustaqim. (vky/knm)

————————–
Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik