Tulungagung – Ahad (22/9) tim Ekspedisi Lereng Wilis Laznas LMI bersama dengan Camat Sendang, Drs. Hartono, A.P. dan beberapa instansi lain melakukan gerakan penghijauan hutan lindung di Alas Beru. Selain Kelompok Peduli Hutan Lindung dan Perhutani, Dinas Kehutanan Trenggalek dan KUD Tani Wilis, Koptan Jasa Tirta, serta ribuan PSHT Cabang Sendang, Ranting Kota, Ranting Boyolangu, bergabung pula masyarakat Dusun Beru untuk menanam lima ribu bibit pohon.

Gerakan penghijauan dan reboisasi di Alas Beru ini dilakukan di petak 88A Beru sampai Air terjun Beru dengan kisaran luas 10-13 ha. “Pada saat kita menanam pohon, berarti kita sedang berupaya menyelamatkan keberlanjutan generasi yang akan datang,” papar ujar Hartono. Selain memperbaiki lingkungan, Camat Sendang ini melanjutkan, bahwa pohon yang ditanam juga harus memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Jenis tanaman yang dipilih yang akan dikembangkan juga memperhitungkan beberapa nilai kemanfaatannya, terutama dari sisi ekonomi masyarakat. Sehingga, tanaman-tanaman ini bukan hanya tumbuh tetapi juga memiliki nilai jual tanpa harus merusak atau menganggu fungsi utamanya. Sehingga, dipilihlah pohon Bambu, sambung nyowo, karet bolu, ringin, pule, randu, aren dan beberapa tanaman lain yang menghasilkan secara materi.
.
“Tamanan yang menghasilkan secara ekonomi akan dijaga kelestariannya oleh masyarakat, karena jika tamanan ini hilang maka masyarakat sendiri yang rugi. Jadilah lima ribu bibit pohon ini memenuhi kriteria tersebut,” ujar Medy Kumal, Ketua Camp Komunitas Penjelajah dan Pencinta Alam Tulungagung yang anggota Expedisi Lereng Wilis RNPB Laznas LMI.

Acara yang ditutup di lapangan Beru Desa Nyawangan Kecamatan Sendang Tulungagung ini merupakan salah satu langkah nyata dalam menyiapkan masyarakat Indonesia yang tangguh bencana.

Laznas LMI⁣⁣
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya⁣⁣
☎ 0822 3000 0909⁣⁣
🌐 www.lmizakat.org⁣⁣