Selalu Ada Berkah Dibalik Musibah

Bencana alam datang bertubi-tubi sepanjang tahun lalu. Bencana yang kerap dinilai sebagai musibah itu terjadi tiba-tiba. Mulai dari banjir, tanah longsor, erupsi gunung berapi, gempa, kebakaran, sampai puting beliung. Tercatat ada dua ribu lebih kejadian hingga akhir 2017.

Musibah itupun terjadi tanpa memilih siapa korbannya. Saat terkena musibah, tidak jarang ada yang marah atau mengumpat. Tentu hal tersebut bukan solusi. Pada Shareletter edisi 131 ini akan dibahas bagaimana seharusnya kita bersikap saat menghadapi musibah.

Sebab, dengan sikap yang benar, musibah tidak untuk diratapi. Namun, untuk dicari berkah dan hikmah dibaliknya. Bisa jadi, Allah menghendaki kebaikan melalui musibah. Dengan begitu, musibah bakal menggugurkan dosa, menjadikan diri pribadi yang taat, dan mengajarkan kita bersimpati pada orang lain.

Yakinlah, Allah menjanjikan kemudahan setelah melalui kesulitan. Seperti firman-Nya dalam Al Quran. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS. Al Insyirah 5-6).

Klik untuk download gratis —> Ebook Majalah Laznas LMI Edisi Januari 2018