Yuk Persiapkan Anak Menghadapi Akil Baligh

Akhir-akhir ini marak berita yang begitu mengiris hati. Banyak anak di bawah umur yang menjadi pelaku kekerasan seksual. Yang terbaru, pada Maret lalu di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor terjadi pemerkosaan anak usia delapan tahun. Para pelaku yang berjumlah enam orang ternyata masih berusia 6-11 tahun.

Kondisi itu lah yang melatarbelakangi Shareletter Edisi 134 ini membahas pentingnya orangtua untuk mempersiapkan anak menuju akil baligh. Sebab, perilaku kejahatan seksual terjadi lantaran anak telah baligh atau dewasa fisik sebelum waktunya, padahal belum matang mentalnya atau akil. Ada anak yang sudah dewasa secara biologis, ternyata belum mampu menjadi dewasa secara psikologis.

Karena itu, ada baiknya kita belajar bersama bagaimana cara mendidik anak agar matang secara mental dan fisik secara bersamaan. Dengan begitu, ketika saatnya datang, anak berhasil melewati akil baligh dan siap menjalani kewajiban agamanya. Mereka pun sadar untuk bertanggung jawab penuh atas semua perbuatannya.

Semoga Allah memudahkan agar anak-anak kita menjadi generasi sholih dan sholihah yang kuat dan siap menjalankan perintah serta larangan Allah SWT. Ingatlah pesan  Allah SWT di QS. An Nisa Ayat 9.

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”

Klik untuk download gratis —> Ebook Majalah Laznas LMI Edisi April 2018