SURABAYA – Para tetangga memanggilnya Mas Agus. Dia adalah adik dari Mas Samsul yang mengalami kebutaan dan kakak dari satu adiknya yang saat ini menderita gangguan saraf otak. Mereka bertiga saling menguatkan satu sama lain tanpa kedua orang tua.

Mas Samsul sebagai saudara tertua tidak pernah putus asa dengan kehidupan. “Allah tidak menakdirkan hambanya hidup di dunia untuk sia-sia, apapun kondisi saya, insyaallah saya ikhlas menjalaninya,” ucapnya. Walau penglihatannya tidak sempurna, Mas Samsul suka mengerjakan apa saja selama dapat memberi manfaat untuk orang lain.

Sehari-hari tidak jarang Mas Samsul dibantu berkegiatan oleh adiknya, Mas Agus. Dulu, Mas Agus pernah memutuskan berhenti dari pekerjaannya untuk merawat sang ibu, apalagi kondisi dua saudaranya saat itu juga butuh perhatian darinya. Namun, tidak berselang lama tiga bersaudara ini harus menerima ketentuan Allah bahwa sang ibu meninggal dunia.

Sebagai tulang punggung keluarga, Mas Agus menghidupi keluarganya dengan membuka jasa servis elektronik dan menggambar. “Alhamdulillah, selalu ada rezeki dari Allah untuk kami. Semoga bingkisan lebaran yang saya terima ini menjadi keberkahan bagi kami dan donatur LMI,” tuturnya dengan senyum yang mengembang.

Laznas LMI
🏢 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik