Ponorogo – Bencana longsor yang terjadi di desa banaran pada April 2017 lalu telah meluluhlantakan rumah dan ladang warga. Mata pencaharian beberapa warga Banaran telah hilang bersama tertimbunnya lahan mereka.

Upaya Laznas LMI untuk recovery wilayah Banaran akibat bencana longsor Banaran terus berlanjut. Kali ini Laznas LMI bersama warga, menginisiasi untuk memberdayakan masyarakat setempat guna memulihkan kondisi perekonomian yang masih belum stabil. Di kurun pertama, Laznas LMI memilih 5 warga yang memiliki lahan siap tanam.

Rabu (25/09), sejumlah bibit sayuran dan pupuk diberikan kepada warga yang telah siap memanfaatkan lahannya. Sebanyak 4 kg bibit sayuran buncis unggulan dan 320 kg pupuk telah di distribusikan. Sayuran buncis dinilai sebagai tanaman yang cocok untuk dibudidayakan di lokasi Banaran yang memiliki iklim cenderung basah dan dingin.

Setelah penyaluran benih dan pupuk, pada Sabtu (30/09/) Laznas LMI bersama kelompok warga binaan melangsungkan penanaman bersama di masing-masing lahan yang telah disediakan. Warga sangat antusias dan mereka berharap dengan adanya program ini mereka mampu mengembalikan taraf hidup seperti sebelumnya.

Suwito salah satu kelompok tani berharap agar kedepannya program ini bisa dilanjutkan kepada masyarakat lain di banaran sehingga penyebarannya bisa merata. Hal ini disambut baik oleh Laznas LMI dengan merencanakan penyebaran program, setelah kelompok tani ini stabil sehingga dapat menularkan pengalamannya ke warga.

Laznas LMI
Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
0822 3000 0909
www.lmizakat.org