Emas Situbondo

Situbondo – Kondisi ekonomi saat ini cukup sulit, ditandai dengan banyaknya pengangguran karena terbatasnya kesempatan kerja dan harga bahan pokok yang terus melonjak naik. Hal ini menyebabkan masyarakat kelas bawah yang sudah terjepit, semakin sulit.

Meskipun demikian, kita dituntut untuk kreatif untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup kita sehari – hari. Bekerja keras dan tak kenal putus asa adalah langkah yang harus dilakukan oleh setiap individu yang ingin tetap bertahan dalam kerasnya kehidupan. Semangat dan kerja keras tentunya juga dibutuhkan oleh setiap individu, khususnya bagi pelaku usaha.

Untuk mengembangkan semangat wirausaha, seseorang perlu memiliki sikap berani dalam menghadapi kegagalan yang terjadi didalam usaha tersebut, dan juga perlu memiliki kreativitas untuk membangun sebuah usaha. Selain itu, diperlukan pula sikap disiplin dan tanggung jawab bagi setiap pelaku usaha.

Masdi Arjoso namanya, warga desa Kilensari, Panarukan, Situbondo ini memiliki tekad yang kuat dalam berwirausaha. Dengan berjualan kerupuk keliling, dia lalui setiap harinya dengan penuh semangat untuk mendapatkan keuntungan – keuntungan dari hasil penjualan kerupuknya.

Bapak dua anak ini merupakan penerima manfaat EMAS, yakni berupa bantuan modal usaha. “Setengah tahun lalu saya mendapatkan bantuan pinjaman modal dari LMI, yang saya gunakan untuk modal jualan kerupuk,” ungkap Masdi.

Setelah beberapa bulan berusaha kerupuk, usaha Masdi cukup berhasil. Setiap bulan dia datang ke kantor LMI untuk menyerahkan angsuran pinjaman modal yang dia terima. Dan dua bulan lalu, sembari menyerahkan angsuran, Masdi juga mendaftarkan diri menjadi donatur.

“Saya merasa bersyukur mendapatkan rejeki dari Allah, dan cara bersyukur adalah berbagi rejeki yang didapatkan, karena masih banyak saudara kita yang perlu mendapatkan bantuan. Ga perlu jadi kaya untuk berbagi, Insya Allah akan di ganti yang lebih baik,” tutur Masdi.

Masdi dengan usaha kerupuk kelilingnya memberikan kita sebuah perspektif, bahwa tak perlu kita merasa berlebih baru kemudian bersedekah, karena bersedekah adalah cara kita menambah nikmat dari rejeki yang kita punya. Dan optimisme Masdi bahwa bagian rejeki yang kita keluarkan akan diganti Allah dengan yang lebih baik memberikan optimisme, bahwa sesungguhnya rejeki kita sudah diatur oleh Allah.

Semoga Masdi dan seluruh donatur dan penerima manfaat LMI Selalu dalam naungan dan keberkahan dari Allah. Aamiin [tau]