Bergonta ganti jilbab dengan berbagai mode rasanya mudah dilakukan perempuan muslimah masa kini. Begitu bosan, ingin beli lagi. Namun, di belahan daerah lain banyak saudari kita yang membutuhkan jilbab. Mereka adalah para muslimah di Ambon.

Di sana, banyak yang ingin memakai jilbab namun tidak mampu membelinya. Yang mempunyai sedikit uang pun kesulitan mencari jilbab. Karena itu, jilbab yang dipakai, setiap hari dicuci, setelah kering digunakan lagi. Jika belum kering, maka mereka memakai handuk atau kain untuk menutup aurat.

Keprihatinan atas kondisi itu membuat Ibu Angga Kusnul Yakin, salah seorang donatur Laznas LMI tergerak untuk membantu muslimah di Ambon. Awalnya, dia terinspirasi dari pesan whatsapp yang didapat dari Ustadz Abu Imam Rumbara, Pengasuh Pesantren Al Anshor Kecamatan Sirimau terkait kondisi muslimah Ambon yang sulit mendapat jilbab.

Ibu Angga pun menggalang bantuan kepada teman, keluarga dan masyarakat sekitar. Respon yang didapat sungguh luar biasa. Selain jilbab, ada juga mukena, sarung, gamis, dan baju layak pakai yang bahkan masih baru. Terkumpul 15 karung dengan rata-rata satu karung sekitar 14-16 kg. Lalu, masih terdapat 12-13 kardus. Rencananya, bantuan tambahan selain di Ambon akan dikirim ke Gunung Kidul. Laznas LMI bersama MCI (Mualaf Center Indonesia) pun mengirim bantuan tersebut ke Maluku pada Senin (22/01).

Bantuan tersebut akan disalurkan kepada para muslimah serta muslimah mualaf. Sebab, menurut catatan Dewan Dakwah Ambon, jumlah mualaf juga besar sejumlah lebih dari tiga ribu jiwa. Semoga dengan bantuan tersebut, para muslimah dan mualaf semakin memegang teguh akidah Islam. (nir)

————————–
Laznas LMI
 Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
☎️ 0822 3000 0909
🌐 www.lmizakat.org
————————–
📄 SK LAZNAS – Keputusan Menteri Agama RI Nomor 184 Tahun 2016
🏆 Penerima BAZNAS AWARD 2017 Kategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan Terbaik