Bangladesh – Memasuki pekan terakhir penyaluran bantuan untuk Rohingya, tim relawan Laznas LMI membagikan surat dari sahabat kecil di Indonesia untuk anak-anak pengungsi kemarin (6/11).

Anak-anak Rohingya memang menjadi salah satu pihak yang paling membutuhkan perhatian. Sebab, kondisi kejiwaan mereka belum siap dihadapkan pada konflik sebesar itu. Dibutuhkan dukungan agar mereka tidak trauma begitu dalam. Karena itu, sahabat cilik Rohingya dari Indonesia mengirimkan surat berisi semangat dan doa. Seperti dari Syafira. Bocah berusia 11 tahun dari salah satu SD di Tulungagung meminta anak-anak Rohingya di Cox’s Bazar Bangladesh tidak merasa sendiri. Syafira ingin anak-anak Rohingya bercerita dan berbagi kesedihan. ”Tetap semangat, tetap tersenyum, doaku selalu menyertaimu,” ucap Syafira. Kalimat tersebut ditulis dalam penutup suratnya.

Puluhan lembar surat dari anak-anak seluruh kantor wilayah LMI di Indonesia juga dibagikan. Mendapat goresan tangan yang penuh ungkapan penyemangat itu, anak-anak pengungsi Rohingya tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Mereka menggenggam surat itu dengan wajah sumringah.

Selain itu, tim juga memberikan trauma healing kepada anak-anak. Ada juga pembagian makanan khusus bagi mereka. Misalnya permen. Meski hanya sebutir permen dapat membuat anak-anak tersebut gembira.

Anak-anak Rohingya juga tetap semangat belajar Al Quran. Mereka duduk memutar dengan memegang lembaran ayat-ayat suci Al Quran. Jangan bayangkan mereka belajar di dalam gedung sekolah, apalagi yang berpendingin udara. Tempat mereka belajar sangatlah sederhana. Tidak jauh berbeda dengan tempat tinggal mereka di pengungsian yang terbuat dari terpal dan kayu penyangga.

Ketika relawan LMI berkunjung, puluhan anak-anak yang duduk melambaikan tangan dan mengembangkan senyum. Mereka dengan lancar berterima kasih kepada Laznas LMI.

Kemarin (6/11) tim pun melanjutkan pembagian 1000 paket sembako berisi bumbu dapur di Leda. Berangkat dari pagi, tim baru sampai di lokasi pada tengah hari. Penyaluran sembako dibayangi panas matahari yang begitu menyengat.

Sembako tersebut berisi bumbu-bumbu dapur, karena sangat dibutuhkan untuk memasak. Sebelumnya pengungsi juga telah menerima pembagian paket berisi beras. Selain itu, ada 200 Al Quran yang dibagikan untuk pengungsi Rohingya. Laznas LMI dibantu mitra lokal AHAB dan tentara Bangladesh membagikan bantuan tersebut dan berjalan dengan tertib. Pengungsi laki-laki dan perempuan terpisah agar mempermudah distribusi. Satu per satu bantuan yang diangkut menggunakan truk disalurkan hingga tuntas.

Sebelum kembali ke Indonesia, tim relawan Laznas LMI berpamitan terlebih dahulu dengan mitra lokal dan beberapa relawan lembaga zakat lain yang tergabung dalam tim relawan untuk Rohingya.

Terimakasih atas amanah para donatur  untuk disampaikan kepada saudara-saudara Rohingya. Mari terus ulurkan tangan, karena kepedulian kita tidak berhenti disini saja. (susanto/nir)

Laznas LMI
Jl. Baratajaya XXII No. 20 Surabaya
0822 3000 0909
@lmizakat
Rekening Donasi:
708 2604 191